Aceh Tamiang || Wartajurnalisnews.com — Sebanyak 11 Taman Kanak-kanak/Pendidikan Anak Usia Dini (TK/PAUD) dibawah naungan PKG Wilayah Seruway bangun kemitraan bersama Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Indonesia (SWI) kepengurusan daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 14 Mei 2026.

Program mulai digagas sejak Rabu (13/05/26) itu bertujuan membangun keterbukaan informasi publik dunia pendidikan dan mengupdate kreatifitas anak usia 6 tahun kebawah serta mendukung perkembangan mutu pendidikan berkualitas.
Ketua Program Kegiatan Guru (PKG) wilayah Seruway, Parmi, S. Pd., mengatakan, media merupakan salah satu sarana pendukung bagi kemajuan pendidikan terutama diwilayah pedalaman dan dapat juga menjadi mitra edukasi bagi publik terhadap program-program pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan.

“Kami berharap melalui Dewan Pengurus Daerah (DPD) SWI Aceh Tamiang yang memiliki segudang para wartawan aktif dapat mengupdate dan mengupgrade semua kebutuhan dunia pendidikan anak di Kecamatan Seruway, khususnya usia TK dan PAUD,” kata Ketua PKG Wilayah Seruway.
Suparmi menyampaikan semua harapan dari kesebelas kepala sekolah TK dan PAUD yang telah berkomitmen dan siap bermitra dengan perkumpulan para wartawan yakni SWI Aceh Tamiang.
Ketua DPD-SWI Aceh Tamiang, Hendriko Lubis dalam hal ini menyambut baik terbangunnya kemitraan publikasi bersama 11 TK dan PAUD dibawah naungan PKG wilayah Seruway untuk dipublikasikan aktivitas dan program kerja dunia pendidikan agar lebih maju lagi kedepannya.
“Kami para insan pers sangat mendukung program seperti ini berlangsung demi kepentingan kaderisasi anak dan generasi penerus bangsa, disamping itu kami juga akan mengupgrade mutu dan kualitas pendidikan anak khususnya tingkat TK dan PAUD di Seruway,” ungkap Hendriko Lubis.
Ketua SWI Aceh Tamiang berharap program seperti ini dapat dikembangkan di semua kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang karena hal ini merupakan salah satu bagian dari efektifitas implementasi Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
“Transparan dan keterbukaan informasi publik dapat mendukung pengembangan pendidikan ke semua sektor dan bidang program explornya dengan dukungan ekspos dan membuka wahana kebutuhan dasar lingkungan dan kelembagaan pendidikan itu sendiri,” papar Ketua SWI Aceh Tamiang.
(Jeffri)










