BUKAN SEKADAR SILATURAHMI! PERCASI ACEH TAMIANG TEMUI NORA IDAH NITA, PERJUANGKAN MASA DEPAN CATUR DAN PRESTASI ATLET

ACEH TAMIANG — Di balik susunan bidak hitam dan putih di atas papan catur, tersimpan strategi besar untuk membangun prestasi, mengasah kecerdasan generasi muda, dan mengharumkan nama daerah. Semangat itulah yang mengiringi pertemuan jajaran pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Aceh Tamiang periode 2026–2030 dengan Nora Idah Nita, S.E., anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sekaligus Ketua Partai Demokrat Aceh Tamiang, Rabu (14/10/2026), sekitar pukul 11.00 WIB hingga selesai, bertempat di Taman RSUD Aceh Tamiang.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung Ketua Percasi Aceh Tamiang, T. Muhammad Tasa, didampingi Ketua Harian, M. Reza Pahlawan; Wakil Ketua, Rakhmad Syahputra, S.H., serta Sekretaris, Rahmad Rizeki, S.Pd., Gr., P.NP. Kehadiran jajaran pengurus ini bukan sekadar untuk mempererat tali silaturahmi, melainkan juga menjadi momentum strategis dalam menyampaikan aspirasi dan membangun komunikasi dengan salah satu wakil rakyat Aceh yang mewakili masyarakat Aceh Tamiang.

Dalam suasana penuh keakraban, pengurus Percasi menyampaikan harapan agar perkembangan olahraga catur di Aceh Tamiang mendapat perhatian dan dukungan yang lebih serius. Mereka menilai, potensi pecatur di daerah ini cukup besar, mulai dari kalangan usia dini, pelajar, hingga orang dewasa. Antusiasme masyarakat terhadap olahraga catur merupakan modal penting yang seharusnya dapat dikembangkan melalui pembinaan terarah, kompetisi berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

Namun, potensi besar tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan capaian prestasi yang diharapkan. Keterbatasan dukungan dan fasilitas pembinaan menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Percasi Aceh Tamiang ingin memastikan bahwa bakat-bakat muda tidak berhenti hanya karena keterbatasan kesempatan, tetapi memperoleh ruang untuk berkembang, berlatih, berkompetisi, dan membuktikan kemampuan hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

“Harapan kami, ke depan Cabor Catur Aceh Tamiang bertekad meraih prestasi di setiap ajang kompetisi yang diikuti. Kami ingin catur menjadi salah satu cabang olahraga yang semakin diminati masyarakat Aceh Tamiang dan mampu menorehkan prestasi, minimal di tingkat daerah atau se-Provinsi Aceh,” ujar M. Reza Pahlawan selaku Ketua Harian Percasi Aceh Tamiang. Ia menegaskan bahwa tekad tersebut harus disertai kerja keras, kekompakan pengurus, pembinaan atlet yang berkesinambungan, serta dukungan berbagai pihak agar target prestasi tidak berhenti sebagai harapan semata.

Bagi Percasi Aceh Tamiang, pertemuan dengan Nora Idah Nita juga menjadi langkah untuk membuka ruang komunikasi dan sinergi antara insan olahraga dengan wakil rakyat. Pengurus berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian dalam mendorong perkembangan olahraga daerah, khususnya catur, melalui dukungan yang sesuai dengan kewenangan, program, dan mekanisme yang berlaku. Sebab, membangun prestasi olahraga bukanlah pekerjaan satu organisasi semata, melainkan membutuhkan keterlibatan pemerintah, pemangku kepentingan, dunia pendidikan, masyarakat, serta pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan atlet.

Pertemuan ini diharapkan menjadi salah satu langkah awal menuju kebangkitan catur Aceh Tamiang. Dengan kepengurusan yang solid untuk periode 2026–2030, Percasi bertekad memperkuat pembinaan sejak usia dini, memperluas kesempatan mengikuti kejuaraan, serta menyiapkan atlet-atlet yang mampu bersaing secara kompetitif. Sebab, prestasi tidak lahir hanya dari ambisi dan strategi di atas papan catur, tetapi dari pembinaan yang konsisten, kesempatan yang adil, dan dukungan nyata. Kini, harapan besar itu berada di pundak seluruh pemangku kepentingan: menjadikan catur Aceh Tamiang bukan sekadar cabang olahraga yang memiliki banyak peminat, melainkan kekuatan prestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

(SIPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *