Jelang Iduladha, Harga Ayam dan Kebutuhan Pokok di Pasar Mengalami Kenaikan

aceh39 Dilihat

Lhokseumawe || Wartajurnalisnews.com — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional mengalami kenaikan melonjakan harga antara lain ayam potong, cabai merah, tomat, bawang merah, hingga berbagai jenis sayur-mayur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.

Kenaikan harga tersebut mulai dirasakan para pedagang dan pembeli sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan, sementara pasokan barang dari distributor dan petani dinilai terbatas akibat faktor biaya distribusi yang meningkat.

Di sejumlah lapak pedagang pasar tradisional, harga ayam potong yang sebelumnya dijual berkisar Rp25 ribu per kilogram, kini naik menjadi sekitar Rp28 ribu hingga Rp33 ribu per kilogram.
Sementara harga cabai merah mengalami kenaikan dari Rp20 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram.

Begitu juga dengan bawang merah yang kini mencapai Rp48 ribu per kilogram, dari harga normal Rp35 ribu.
Tidak hanya itu, harga tomat dan berbagai jenis sayuran hijau seperti kangkung, sawi, dan kol juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu tinggi.

Para pedagang mengaku kenaikan terjadi hampir setiap hari karena pasokan barang dari daerah penghasil mulai berkurang.
Salah seorang pedagang di pasar di sisi tradisional mengatakan bahwa kenaikan harga menjelang Iduladha sudah menjadi kondisi yang sering terjadi setiap tahun. Namun kali ini kenaikan dinilai lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pembeli mulai ramai karena masyarakat sudah mempersiapkan kebutuhan untuk hari raya. Sementara barang yang masuk tidak sebanyak biasanya, jadi harga ikut naik,” ujar seorang pedagang, Kamis (22/5/2026).

Sementara itu, masyarakat mengaku cukup terbebani dengan naiknya harga kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Banyak warga berharap pemerintah segera melakukan pengawasan pasar serta menjaga kestabilan harga agar tidak terus melonjak hingga hari raya tiba.
Sejumlah pembeli mengaku terpaksa mengurangi jumlah belanja harian akibat harga bahan pangan yang terus meningkat.

Mereka berharap adanya operasi pasar murah maupun langkah konkret dari pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kecil menghadapi lonjakan harga menjelang Iduladha.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait disebut terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga di pasar guna memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga lebih tinggi.
Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga dan persiapan hari raya. (Muslim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *