Aceh Tamiang, Wartajurnalisnews.com
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mendorong masyarakat tidak sekadar gemar mengonsumsi ikan, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi menu bergizi, kreatif, dan menarik bagi keluarga. Pesan tersebut mengemuka dalam Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026 di Pendopo Bupati Aceh Tamiang, Rabu (19/8/2026).

Mengusung tema “Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045”, kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Tamiang bersama Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan itu diikuti peserta dari 11 kecamatan.
Kecamatan Karang Baru tidak ambil bagian sebagai peserta karena bertindak sebagai juri. Posisi tersebut diberikan setelah kecamatan itu meraih juara pertama pada perlombaan tahun sebelumnya.

Lomba dibuka Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Tamiang, Yusriati, SE, M.Si., Ak., mewakili Bupati Aceh Tamiang.
Yusriati mengapresiasi pelaksanaan lomba yang sekaligus menjadi bagian dari rangkaian semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, potensi ikan yang melimpah di Aceh Tamiang harus diikuti dengan kemampuan masyarakat dalam mengolahnya menjadi pangan yang sehat dan bernilai gizi tinggi.
“Lomba ini menjadi tantangan untuk melahirkan inovasi menu yang kreatif dan menggugah selera. Mari tunjukkan kreativitas terbaik sebagai kontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas generasi Aceh Tamiang,” ujar Yusriati.
Ia menilai, kreativitas dalam mengolah ikan penting agar bahan pangan tersebut semakin diminati masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan demikian, konsumsi ikan tidak berhenti sebagai kebiasaan, tetapi menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan protein dan gizi keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang, Drh. Asmai, mengatakan pemenang lomba tingkat kabupaten nantinya akan mewakili Aceh Tamiang pada ajang tingkat Provinsi Aceh hingga tingkat nasional.
Ia berharap lomba tersebut mampu meningkatkan minat masyarakat mengonsumsi ikan, terutama kalangan anak-anak, sekaligus memperluas gerakan gemar makan ikan hingga ke tingkat kampung.
“Harapannya, gerakan gemar makan ikan tidak hanya berhenti pada kegiatan lomba, tetapi dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Mewakili TP-PKK Kabupaten Aceh Tamiang, Hj. Catur Haryati Mars mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan program pokok PKK, terutama dalam mendorong pemenuhan pangan bergizi, seimbang dan aman.
Menurutnya, ikan merupakan sumber protein yang relatif mudah diperoleh dan terjangkau masyarakat. Dengan pengolahan yang kreatif, ikan dapat disajikan dalam berbagai bentuk menu yang menarik sekaligus mendukung pemenuhan gizi keluarga.
Ia juga menilai peningkatan konsumsi pangan bergizi, termasuk ikan, menjadi bagian penting dalam mendukung pencegahan stunting dan mempersiapkan kualitas sumber daya manusia menuju Generasi Emas 2045.
Dari hasil perlombaan, Kecamatan Tamiang Hulu berhasil meraih Juara I, disusul Kecamatan Bandar Mulia sebagai Juara II, dan Kecamatan Manyak Payed sebagai Juara III.
Lomba tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi antarkecamatan, tetapi menjadi momentum memperkuat budaya makan ikan sekaligus menggerakkan keluarga di Aceh Tamiang untuk menghadirkan pangan bergizi melalui olahan lokal yang kreatif.
(Affan)





