Aceh Tamiang, Wartajunalisnews.com — Proyek revitalisasi SD Negeri 1 Tualang Cut di Kabupaten Aceh Tamiang, kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan penggunaan kembali material kayu kuda-kuda atap pada pekerjaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Sorotan itu mencuat, usia Plt Kepala SDN 1 Tualang Cut, Eva Yanti, mengunggah status WhatsApp berisi ucapan terima kasih kepada awak media atas pemberitaan sebelumnya.
Dalam status dimaksud Eva Yanti menuliskan, “Terima kasih banyak, Bapak, sudah mengingatkan saya. Sengaja seng belum dipasang karena memang lagi menunggu kayu.”
Menindaklanjuti pernyataan itu, awak media mencoba meminta penjelasan mengenai jenis kayu dimaksud melalui pesan WhatsApp.
Namun hingga berita ini diturunkan pada Minggu 28 Juni 2026, pertanyaan tersebut belum mendapat tanggapan. Upaya konfirmasi melalui panggilan WhatsApp juga belum direspons.
Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi proyek, awak media mendapati adanya dugaan penggunaan kembali kayu kuda-kuda atap lama.
Sementara itu, material baru yang terlihat di lokasi di antaranya kayu reng ukuran 5/5 akan digunakan untuk pemasangan atap seng.
Temuan itu menimbulkan pertanyaan, apakah penggunaan kembali material lama telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam program revitalisasi sekolah.
Dugaan tersebut perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang melalui pemeriksaan teknis di lapangan.
Diketahui, proyek revitalisasi SD Negeri 1 Tualang Cut memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp2.185.568.747 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Mengingat nilai anggaran yang cukup besar, masyarakat berharap pelaksanaan pekerjaan diawasi secara ketat oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK/PPTK) sesuai kewenangannya, tim pengawas, serta instansi terkait agar seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Selain itu, aparat penegak hukum dan instansi pengawas juga diharapkan melakukan pemantauan apabila ditemukan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek, sehingga penggunaan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, Plt Kepala SDN 1 Tualang Cut, Eva Yanti, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan kembali material kayu pada proyek revitalisasi tersebut meskipun telah dihubungi melalui pesan dan panggilan WhatsApp.
(Raja)






