Dari Puing Bencana ke Harapan Baru, MIN 4 Aceh Tamiang Dipulihkan

Aceh tamiang150 Dilihat

Aceh Tamiang, wartajurnalisnews.com

Terjangan bencana hidrometeorologi sempat merusak fasilitas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Aceh Tamiang. Namun, kondisi itu kini berubah menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi para siswa untuk kembali mengejar cita-cita.

Hasil renovasi MIN 4 Aceh Tamiang tersebut diresmikan Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, Sabtu (8/8/2026).

“Renovasi sekolah ini menjadi simbol bangkitnya harapan serta komitmen bersama untuk memastikan anak-anak kita kembali belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan bermartabat,” kata Armia.

Menurutnya, pemulihan sekolah pascabencana tidak boleh dimaknai sebatas memperbaiki bangunan yang rusak. Lebih dari itu, renovasi tersebut merupakan bagian dari upaya mengembalikan semangat dan optimisme anak-anak untuk melanjutkan pendidikan.

“Membangun sekolah bukan sekadar memperbaiki gedung. Yang jauh lebih penting adalah menumbuhkan optimisme anak-anak agar siap menghadapi masa depan,” ujar mantan perwira tinggi Polri tersebut.

Armia juga menyampaikan apresiasi kepada Human Initiative dan Songs for Sumatra yang telah menggagas serta menggalang bantuan untuk rekonstruksi MIN 4 Aceh Tamiang.

Ia menyebutkan, keterlibatan berbagai pihak dalam proses pemulihan tersebut menjadi bukti bahwa penanganan dampak bencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, istri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Katharine Grace Fadli Zon, mengatakan renovasi MIN 4 Aceh Tamiang merupakan bagian dari aksi kemanusiaan global yang digagas diaspora Indonesia di Inggris.

“Program rekonstruksi ini buah kolaborasi kemanusiaan melalui Songs for Sumatra Project, sebuah gerakan kepedulian yang diinisiasi oleh diaspora Indonesia di Inggris lewat konser amal di London,” kata Grace.

Ia berharap fasilitas yang telah dipulihkan dapat dijaga dan dirawat bersama oleh pihak sekolah, guru maupun para siswa.

Dalam program tersebut, sebanyak 14 ruang di MIN 4 Aceh Tamiang berhasil dipulihkan. Fasilitas yang diperbaiki meliputi ruang kelas, ruang guru, ruang UKS, perpustakaan hingga mushala.

Pemulihan fasilitas pendidikan itu diharapkan menjadi momentum bagi keluarga besar MIN 4 Aceh Tamiang untuk kembali menata aktivitas belajar mengajar secara optimal setelah diterjang bencana.

Serah terima program renovasi tersebut turut dihadiri Vice President Human Initiative, Bunda PAUD Aceh Tamiang, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Tamiang, unsur Forkopimcam, jajaran dewan guru serta Datok Penghulu setempat.
(Affan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *